sewa ambulance

Tips

8 Tips Lari di Luar Ruangan saat Masa New Normal

Pandemi COVID-19 membuat sebagian besar masyarakat harus melakukan aktivitas di rumah. Ini adalah tantangan bagi orang yang suka berolahraga di luar ruangan, seperti berlari di taman. Namun, saat ini sejumlah daerah sedang melakukan transisi ke adaptasi kebiasaan baru yang sering dikenal sebagai normal baru. Ayo, lihat tips aman dan tepat untuk olahraga outdoor saat normal baru ini.

Tips berlari di luar rumah saat normal baru

Hingga saat ini, penularan virus corona yang menyebabkan COVID-19 dapat berasal dari percikan atau tetesan kecil dari hidung atau mulut ketika seseorang terinfeksi. Tetesan bisa keluar saat berbicara, bersin, dan batuk.

Percikan dapat mendarat atau menempel pada permukaan benda, sehingga seseorang dapat terinfeksi virus jika Anda menyentuh permukaan benda tersebut. Beberapa cara untuk mencegah penyebaran virus ini adalah dengan menjaga jarak dua meter, cuci tangan dengan air bersih dan sabun, dan kenakan masker saat Anda harus meninggalkan rumah.

Karena itu, mari kita terapkan metode di bawah ini untuk menjaga kesehatan pribadi dan pribadi.

Tubuh sehat sebelum berlari

Pastikan tubuh dalam keadaan sehat sebelum meninggalkan rumah. Hindari berlari di luar ruangan jika kondisinya tidak baik. Dengan begitu, Anda tidak membahayakan diri sendiri dan sekitarnya.

Bawa peralatan kebersihan

Ketika saya ingin lari keluar saat ruang normal baru, pastikan membawa peralatan kebersihan. Beberapa peralatan yang bisa dibawa adalah pembersih tangan (pembersih tangan), handuk cadangan, tisu dan masker. Alhasil, kegiatan lari bisa dilakukan dan tetap taat mengikuti kegiatan yang direkomendasikan di luar rumah di tengah pandemi.

Pakai topeng

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC), topeng memainkan peran penting dalam mencegah penyebaran tetesan. Karena itu, disiplin mengenakan topeng saat keluar dan pulang ke rumah dapat membantu mempercepat penanganan pandemi ini.

Namun, bagaimana dengan penggunaannya topeng saat berlari atau berolahraga lain? Mengutip dari sumber yang sama, masker yang sudah basah tidak boleh digunakan karena bisa membuat seseorang kesulitan bernapas. Masker cadangan yang kering dan nyaman dapat digunakan saat berlari dan juga kembali ke rumah.

CDC juga menyatakan bahwa beberapa orang mungkin juga tidak dapat memakai topeng saat berlari. Jika Anda tidak bisa menggunakan topeng, pastikan untuk menjaga jarak saat berlari di luar rumah saat normal baru.

Jaga jarak dua meter dan hindari kerumunan

Jaga kesehatan Anda di tengah pandemi dengan menjaga jarak minimum dua meter dari orang lain. Hindari berbicara dengan orang lain untuk meminimalkan penyebaran tetesan. Kemudian, jika lokasi tujuan ternyata ramai dan praktik menjaga jarak tidak diterapkan dengan benar, Anda harus membatalkan niat Anda untuk berlari di lokasi itu.

Jalankan sesuai dengan kemampuan Anda

waktunya untuk lari

Jika tubuh tidak aktif karena saran di rumah, ada baiknya begitu Intensitas berlari disesuaikan dengan tubuh pertama. Sebagai contoh, ini dimulai dengan jalan santai, diikuti dengan lari ringan di sesi lari lain, dan perlahan-lahan meningkatkan intensitas peluang berikutnya.

Jika Anda memiliki kondisi kesehatan, seperti diabetes, penyakit jantung, atau masalah pernapasan, Anda harus melakukan aktivitas fisik di rumah atau berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu sebelum mulai berlari.

Kenakan tabir surya

Gunakan alias tabir surya tabir surya adalah cara untuk melindungi diri dari risiko kulit terbakar matahari (terbakar sinar matahari). Terbakar sinar matahari sendiri bisa memicu kanker kulit. Karena itu, penggunaan tabir surya secara teratur membantu menjaga kesehatan, terutama jika Anda adalah seseorang yang suka berlari keluar rumah.

Menjaga kebersihan

Penting untuk menjaga kebersihan sebelum, selama dan setelah berlari di luar ruangan. Misalnya, membersihkan sepatu lari dengan disinfektan karena ada kemungkinan Anda harus memperbaiki tali sepatu saat berlari.

Kemudian, rajin mencuci tangan atau menggunakan pembersih tangan saat berlari, terutama setelah menyentuh permukaan benda di luar rumah. Setelah kembali ke rumah, cuci tangan dulu. Diikuti dengan berganti pakaian, mandi, mencuci pakaian dan memakai topeng kain, juga bersihkan alas kaki dengan desinfektan.

Perlindungan ekstra untuk diri Anda sendiri

Tips berlari di luar rumah saat normal baru berguna untuk meminimalkan risiko COVID-19. Namun, harus diingat bahwa penyebaran virus korona yang menyebabkan COVID-19 dapat ditularkan oleh orang tanpa gejala yang terinfeksi oleh virus corona.

Memiliki perlindungan ekstra, seperti Pertanggungan dengan manfaat perlindungan dari COVID-19 bisa menjadi keputusan yang bijaksana. Pandemi ini menyebabkan ketidakpastian besar di berbagai belahan dunia. Menghadapi ketidakpastian dengan perlindungan diri dalam bentuk asuransi yang mampu melindungi dari risiko yang tidak diinginkan.

Manfaat spesifik COVID-19 yang lengkap, seperti dana kompensasi harian karena tidak dapat mencari nafkah karena isolasi, manfaat karantina untuk keluarga, atau manfaat ketika sesuatu yang tidak terduga terjadi dapat berguna dalam pandemi ini.

Selain memberikan perlindungan finansial dan kesehatan, asuransi kesehatan juga memiliki dampak positif pada kualitas hidup. Belajar berjudul Apakah Asuransi Kesehatan Membuat Orang Lebih Bahagia? Bukti dari Massachusetts & # 39; Reformasi Kesehatan menyimpulkan bahwa asuransi kesehatan memainkan peran penting dalam kebahagiaan pemilik asuransi.

Posting 8 Tips Menjalankan Di Luar Rumah selama Periode Normal Baru muncul pertama kali di Hello Sehat.

Tips Menghadapi Kecemasan Kembali Beraktivitas di Era New Normal

Pandemi COVID-19 menyebabkan banyak orang dianjurkan agar hanya beraktivitas di rumah. Setelah beberapa bulan, pelonggaran aturan mulai diberlakukan sehingga aktivitas di luar rumah sudah boleh dilakukan dengan syarat praktik protokol kesehatan yang baik. Sejumlah daerah pun mulai bertransisi ke masa adaptasi kebiasaan baru atau new normal. Mengingat belum ada vaksin untuk penyakit COVID-19, sangat wajar jika timbul rasa khawatir ketika harus keluar rumah. Oleh sebab itu, simak cara menghadapi kecemasan di saat adaptasi kebiasaan baru alias new normal.

Sikap menghadapi new normal 

Menghadapi masa new normal (adaptasi kebiasaan baru), beberapa orang mengambil sikap santai dan ada pula yang merasa cemas. Sebagian orang yang menghadapinya dengan santai terkadang mengabaikan protokol kesehatan, seperti jarang mencuci tangan atau tidak menggunakan masker saat di tempat umum. Padahal pandemi ini belum usai, sehingga kita harus tetap waspada dan menjalankan protokol kesehatan yang disarankan.

Merasa cemas merupakan hal yang wajar, apalagi menghadapi sesuatu yang tidak dikenal. Perasaan takut atau khawatir dapat mengganggu kesehatan jika dibiarkan begitu saja. Namun, rasa khawatir dapat diusir dengan solusi untuk hal yang dihadapi. Maka dari itu, berikut adalah beberapa solusi supaya tubuh dan pikiran siap dan tenang dalam menghadapi situasi new normal (adaptasi kebiasaan baru).

Jaga kesehatan mental

istirahat santai

Pikiran yang kacau atau semrawut dapat mengganggu kesehatan fisik. Dalam menghadapi ketidakpastian seputar COVID-19, menjaga kesehatan mental sama pentingnya dengan usaha menjaga kesehatan fisik. Contohnya, stres dapat menimbulkan sakit kepala. Sementara itu, cemas membuat seseorang mudah merasakan kelelahan.

Simak beberapa cara berikut yang mampu menjaga ketenangan pikiran dalam menghadapi kecemasan di new normal (adaptasi kebiasaan baru):

  • Berdamai dengan ketidakpastian: Membuka pikiran untuk menerima bahwa tidak segala hal bisa dikendalikan bukan berarti meremehkan pandemi ini. Tetap mengambil inisiatif menerapkan protokol kesehatan yang disarankan, baik di rumah dan saat harus keluar rumah.
  • Bijak memahami informasi: Lindungi diri dan sesama dengan mencari tahu informasi yang benar dari sumber terpercaya, seperti otoritas kesehatan setempat.
  • Jaga keseimbangan antara kehidupan dan pekerjaan.
  • Luangkan waktu untuk bersantai.
  • Berkomunikasi dengan orang-orang terkasih.

Praktik protokol kesehatan yang baik

pelonggaran psbb dki Mengenal Physical dan Social Distancing yang Dapat Turunkan Risiko COVID-19

Menerapkan protokol kesehatan yang dianjurkan berfungsi untuk melindungi diri dan sesama serta membantu menghadapi kecemasan di saat new normal (adaptasi kebiasaan baru). Sejumlah cara melindungi diri dari penularan penyakit COVID-19 adalah sering cuci tangan dengan sabun dan air mengalir.

Jangan lupa membersihkan tangan sebelum makan, menyiapkan makanan, setelah keluar dari toilet, atau menyentuh permukaan, seperti gagang pintu di luar rumah. Pakai pembersih tangan atau hand sanitizer dengan kandungan alkohol sedikitnya 60% jika tidak ada tempat cuci tangan. Hindari menyentuh area wajah tanpa mencuci tangan terlebih dahulu.

Kemudian, jika berada di luar rumah, jaga jarak dengan orang lain setidaknya 2 meter. Untuk di dalam rumah, rekomendasi Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) adalah hindari berdekatan dengan penghuni rumah yang sedang sakit.

Apabila memungkinkan, tetap jaga jarak 2 meter dari penghuni rumah lainnya atau yang sedang sakit. Ketika harus ke luar rumah untuk keperluan apa pun, pakai masker untuk mencegah penyebaran melalui percikan pernapasan (droplet).

Lantas, bagaimana jika Anda termasuk salah satu orang yang harus tetap ke kantor di tengah pandemi? Salah satu cara menghadapi kecemasan di new normal (adaptasi kebiasaan baru) adalah dengan tetap lakukan praktik protokol kesehatan di atas.

Jangan lupa untuk menutupi wajah jika ingin batuk atau bersin. Buang tisu kotor ke tempat sampah, lalu membersihkan dan menggunakan disinfektan pada permukaan peralatan dan area kantor juga efektif meminimalisasi risiko penyebaran virus ini.

Untuk perusahaan, protokol kesehatan yang sesuai anjuran Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) adalah:

  • Permukaan dan barang-barang di kantor harus dibersihkan dengan disinfektan secara rutin
  • Menyediakan pembersih tangan di area kantor
  • Membuat poster anjuran cuci tangan
  • Mengizinkan karyawan untuk beristirahat di rumah saat sakit

Gaya hidup sehat agar sistem imun tetap kuat

manfaat vitamin c

Mengutip studi berjudul Nutritional and Physical Activity Interventions to Improve Immunity, pola makan bergizi dan seimbang serta aktivitas fisik yang cukup berperan penting untuk kesehatan sistem kekebalan tubuh, seperti ketahanan terhadap infeksi. Oleh karena itu, jangan lupa untuk makan makanan bernutrisi sekaligus olahraga supaya tubuh tetap sehat dan membantu Anda menghadapi kecemasan di new normal (adaptasi kebiasaan baru).

Selain itu, jangan lupa untuk istirahat yang cukup dan mengonsumsi suplemen, seperti vitamin C yang berpotensi menguatkan sistem imun tubuh. Vitamin C juga bermanfaat untuk membantu melawan infeksi di dalam tubuh. Pilih suplemen vitamin C yang tidak bersifat asam agar aman untuk lambung dan memiliki daya serap oleh tubuh (bioavailabilitas) yang tinggi.

Daya serap yang tinggi membantu vitamin C bertahan lama di dalam tubuh sehingga membantu daya tahan tubuh dalam menjalani hari. Sebelum mengonsumsi suplemen, ada baiknya untuk konsultasi dengan dokter terlebih dahulu.

The post Tips Menghadapi Kecemasan Kembali Beraktivitas di Era New Normal appeared first on Hello Sehat.

Tips untuk Freelancer Menjaga Kesehatan dan Memilih Asuransi

Apa pun profesi atau pekerjaan yang Anda miliki, kesehatan adalah hal utama yang perlu dipertimbangkan. Jadi jangan heran kalau Asuransi Kesehatan menjadi salah satu fasilitas yang ditawarkan perusahaan bagi karyawannya, tetapi bagaimana dengan para pekerja lepas atau lepas?

Bagi Anda yang pekerja lepas atau sudah merasakannya, tentu saja sudah mengalami kelebihan dan kekurangan, termasuk dari segi kesehatan. Untuk itu, agar tetap bisa memiliki kondisi tubuh optimal, berikut ini beberapa tips untuk kesehatan pekerja lepas tetap terjaga dan juga dijamin.

Kesehatan perlu menjadi prioritas pekerja lepas

Meskipun terlihat menyenangkan, jadilah pekerja lepas tidak selalu mudah atau menguntungkan. Bagi Anda yang mungkin baru memulai karir, jadilah pekerja lepas harus dipertimbangkan.

Pelaporan dari halaman Yayasan Australia Muda, beberapa hal yang perlu dipikirkan dengan saksama adalah sebagai berikut.

Keuntungan

  • Waktu yang fleksibel

    Peluang untuk dimiliki keseimbangan kerja-kehidupan-kerja lebih besar sehingga mudah terhindar dari stres yang juga dapat mempengaruhi kesehatan.

  • Lebih dinamis atau tidak membosankan

    Salah satu keluhan yang dimiliki pekerja kantor adalah kebosanan yang juga dapat memengaruhi kesehatan. Namun demikian pekerja lepas Anda dapat bekerja dengan beberapa perusahaan atau klien sehingga Anda sering bertemu orang baru, mengalami secara berbeda, dan akan belajar banyak hal baru.

Kekurangan

  • Tidak ada jaminan pekerjaan

    Ini adalah risiko terbesar pekerja lepas. Pekerjaan yang sedang berlangsung dapat dihentikan kapan saja tanpa pemberitahuan sebelumnya. Juga tidak jarang memiliki dampak pada kesehatan karena Anda mengalami stres.

  • Tidak mendapat fasilitas kesehatan

    Salah satu kelemahan bekerja sebagai pekerja lepas merupakan keunggulan dalam hal asuransi kesehatan. Karena itu, kesehatan adalah salah satu prioritas utama yang perlu mendapat perhatian pekerja lepas.

Menjadi sebuah pekerja lepas berarti berbagai hal yang harus Anda lakukan secara pribadi, termasuk memastikan kesehatan tetap terjaga. Ikuti tips ini agar Anda tidak mudah sakit dan tetap bisa bersemangat untuk bekerja.

Apa saja tips untuk kesehatan pekerja lepas tetap terjaga dan dijamin?

Waktu kerja para pekerja lepas memang fleksibel, tetapi ini juga terkadang membuat jam kerja tidak teratur. Jika Anda tidak mengatur jadwal Anda dengan benar, bukan tidak mungkin kesehatan Anda akan terganggu.

Untuk itu, berikut adalah beberapa tips yang dapat membantu Anda freelancer untuk tetap bugar dan mengurangi risiko berbagai masalah kesehatan.

Makan makanan sehat dan seimbang secara teratur

Perbanyak makan buah-buahan dan sayuran dan protein rendah lemak. Anda juga perlu mengonsumsi berbagai jenis sumber makanan. Per hari, tubuh membutuhkan berbagai jenis nutrisi jadi cobalah untuk tidak makan jenis makanan yang sama.

Selain itu, Anda memilih pekerja lepas yang peduli dengan kesehatan dapat mempertimbangkan untuk melakukannya beberapa di antaranya setiap makan:

  • Batasi asupan lemak trans Anda
  • Makan ikan 2-3 kali seminggu
  • Pilih hidangan yang diproses dengan merebus, mengukus, atau memanggang
  • Mengurangi asupan garam dan gula
  • Makan teratur dan sesuaikan porsi
  • Minum banyak air

Pertahankan berat badan dengan tetap aktif secara fisik

Menjadi pekerja lepas berarti Anda dapat melakukan pekerjaan tanpa meninggalkan rumah. Ini sering menyebabkan Anda menjadi kurang mobile apalagi berolahraga.

Mencoba untuk tetap aktif secara fisik. Manfaatkan waktu fleksibel yang Anda miliki untuk berolahraga. Menghabiskan waktu bersama keluarga juga bisa menjadi cara lain untuk melakukan kegiatan serta cara untuk mengurangi stres.

Pastikan tidur yang cukup

Kurang tidur dapat dengan mudah meningkatkan tingkat stres yang buruk bagi kesehatan termasuk pada pekerja lepas. Hindari menggunakan peralatan kerja seperti laptop atau smartphone sebelum mendekati waktu tidur karena dapat mempengaruhi kualitas istirahat Anda.

Pertimbangkan untuk mengambil asuransi kesehatan pekerja lepas

Sebenarnya, Anda bisa mendapatkan paket asuransi kesehatan kapan saja. Tidak perlu khawatir meski penghasilan mungkin tidak tetap. Berbagai asuransi kesehatan menawarkan pilihan yang dapat menyesuaikan dengan kemampuan dan kondisi para para pekerja lepas.

Salah satu contohnya adalah asuransi berbasis syariah yang dapat menanggung berbagai biaya pengobatan mulai dari menginap, dokter, hingga obat-obatan.

Memiliki karier sesuai minat dan waktu fleksibel seringkali membuat seseorang memilih untuk menjadi seperti itu pekerja lepas dari pekerja kantor. Agar tetap bisa merasa aman dan nyaman saat sedang pekerja lepas, selalu berhati-hati dan memprioritaskan kesehatan dan jaminan dengan asuransi kesehatan yang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi Anda.

Posting Tips untuk Menjaga Freelancer dan Memilih Asuransi Perawatan Kesehatan muncul pertama kali di Hello Healthy.

Tips Mengajarkan Pendidikan Seks pada Anak sesuai Usia

Memasuki usia 1 tahun, kecerdasan si Kecil pasti bertambah banyak ya, Mums. Tak hanya jumlah ocehannya, namun juga kemampuannya untuk memahami hal di sekitarnya. Namun, terlalu cepatkah untuk mengenalkannya pendidikan seks di usia ini? Dan jika tidak, mana dulu yang bisa dikenalkan padanya? Yuk, kupas di sini, Mums.

Memberikan Pendidikan Seks untuk si Kecil, Mulai dari Mana?

Jika mengingat masa kecil kita dulu, mengucapkan kata “seks” saja sudah sangat tabu, ya, Mums. Belum lagi, media informasi digital tak seperti saat ini yang sangat mudah diakses. Tak heran, masa lalu kita sebagai anak kecil yang besar di tahun ‘80 hingga ‘90-an, sangat jauh dari pendidikan seks yang layak dan transparan.

Kini, keadaannya sangat berbeda. Para ahli justru menyarankan orang tua untuk mengenalkan pada pendidikan seks di usia dini, bahkan sebelum anak bisa bicara. Ya, ilmu yang satu ini memang tak mudah untuk dijelaskan, dan pastinya terasa canggung atau jengah. Namun, ada prinsip yang perlu selalu diingat: jangan biarkan rasa canggung itu berkuasa. Karena, ada misi yang lebih penting daripada rasa jengah kita, yaitu jangan sampai si Kecil mendapatkan ilmu soal seksualitasnya dari orang atau sumber lain yang belum bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Bagaimana jika orang tua kehabisan cara untuk menjelaskan? Saran dari para ahli adalah tidak apa-apa untuk mengakui bahwa Mums tidak memiliki jawaban untuk semua pertanyaannya. Dan, tepat sebelum Mums mencoba menjawab pertanyaan yang berhubungan dengan seks pada si Kecil, cobalah ajukan pertanyaan klarifikasi seperti, “Adek dengar dari mana kata itu?”. Hal ini dimaksudkan agar Mums bisa memberikan respons yang sesuai.

Lalu, harus mulai dari mana untuk memberikan pendidikan seks dini pada anak? Walau anak-anak mulai bisa membedakan jenis kelamin dan genitalia di usia tiga tahun, para ahli sepakat bahwa mengenalkan alat kelaminnya dalam kegiatan sehari-hari, bisa menjadi langkah awalnya. Dan ingat, gunakanlah penamaan yang akurat, hindari menggunakan istilah eufemisme, seperti “burung”, “huha”, “bunga”, dan panggilan “halus” lainnya.

“Penting untuk menggunakan bahasa yang akurat, yaitu penis dan vagina, mulai dari hari pertama orang tua mengenalkan genitalia pada anak. Tujuannya adalah untuk membuka saluran komunikasi dengan cara yang jujur ​​dan terus terang, serta untuk menekankan bahwa tidak apa-apa jika si Kecil ingin membicarakan tubuhnya. Penamaan genitalia yang benar juga bermanfaat untuk mengidentifikasi anatomi seksual tertentu. Jika misalnya si Kecil mengalami masalah kesehatan atau cedera pada organ intimnya, ia dapat memberi tahu orang tuanya dengan jelas,” papar Stephanie Mitelman, seorang pendidik seksualitas bersertifikat dari Universitas McGill and Concordia universities di Montreal, Kanada.

Baca juga: Awas, Mencabut Gigi Si Kecil Tanpa Bantuan Dokter Bisa Berbahaya!

Tahap Pendidikan Seksual Sesuai Usia

1. Usia <24 bulan

Berbicara tentang seksualitas sama halnya seperti pemberian stimulasi. Lakukanlah secara bertahap sesuai usianya. Untuk usia 2 tahun pertama, memang tak banyak yang bisa Mums lakukan. Namun, di sinilah fase pentingnya karena menjadi langkah awal untuk mengenali bagian tubuh privatnya. Beberapa hal yang bisa Mums lakukan adalah:

  • Mengenalkan bagian tubuh privatnya dengan nama akurat.
  • Tak apa bila si Kecil ingin menyentuh area privatnya, seperti saat mandi atau berganti popok.
  • Mulai mengenalkan bahwa ada dua jenis kelamin yang berbeda. Anak laki-laki memiliki penis, anak perempuan memiliki vagina.
  • Ceritakan tentang fungsi dari bagian tubuh manusia, termasuk yang berhubungan dengan organ intimnya. Misal, dari mana datangnya urine, kenapa BAB dilakukan melalui area bokong, dan lain sebagainya.
  • Mengenalkan rasa risih dan malu ketika si Kecil tidak mengenakan atasan atau bawahan. Konsisten ingatkan bahwa ia boleh tidak mengenakan pakaian hanya di dalam kamar, bukan di tempat umum atau ketika ada orang asing.

2. Usia 2-5 tahun

Seiring dengan perkembangan kecerdasan serta cakupan sosialnya, maka pendidikan seks untuk anak di rentang usia ini sudah makin beragam. Beberapa hal penting yang perlu Mums ajarkan adalah:

  • Menyebutkan dengan benar bagian tubuh beserta fungsinya.
  • Jelaskan bahwa alat kelamin anak laki-laki dan perempuan memang berbeda, namun juga memiliki bagian yang sama seperti bokong, puting susu, dada, tangan, hidung, dan lain-lain.
  • Setiap orang diciptakan dengan bentuk yang unik, sehingga ia tak perlu malu atau berkecil hati jika penampilannya tidak seperti teman-temannya.
  • Ajarkan bahwa ada beberapa bagian tubuh sama sekali tidak boleh dilihat dan disentuh oleh siapa pun, kecuali orang tua, atau pengasuh yang sudah dipercayakan oleh orang tuanya, atau dokter di rumah sakit ketika ia sakit.
  • Si Kecil punya hak untuk menolak dipeluk, dicium, atau disentuh, bahkan oleh orang tuanya sendiri.

Baca juga: Apakah Pemanis Buatan Aman untuk Anak?

  • Menyentuh area privatnya boleh saja, namun berikan pemahaman bahwa ada batasan untuk melakukan itu. Misal, boleh menyentuh penis ketika akan buang air kecil di kamar mandi.
  • Bisa saja suatu hari Mums akan melihat atau memergoki si Kecil bermain “dokter-dokteran” dengan teman seusianya untuk saling memperlihatkan atau menyentuh area privatnya. Jika hal itu benar terjadi, usahakan tetap tenang, sela kegiatan mereka dengan cara yang baik, dan alihkan aktivitas tersebut ke hal yang lain. Di saat kondisi sudah terkendali, coba jelaskan bahwa permainan tersebut kurang pantas dan ada aturan tentang menyentuh atau memperlihatkan area privatnya.
  • Pertanyaan tentang dari mana datangnya bayi umumnya akan menjadi topik yang membuat si Kecil penasaran. Alih-alih membohonginya dengan cerita khayalan, jelaskan singkat dengan jujur. Misal: anak bayi merupakan pemberian Tuhan yang dititipkan di dalam perut ibunya, lalu dilahirkan ke dunia.
  • Rasa penasaran si Kecil tentang lawan jenis akan berkembang ke hubungan antarmanusia, seperti hubungan Mums dan Dads. Jika ia bertanya mengapa ayah dan ibunya menikah, Mums bisa menjelaskan bahwa hanya laki-laki dan perempuan dewasa yang boleh menikah dan memiliki anak.
  • Beri pemahaman pada si Kecil untuk tidak merahasiakan hal-hal yang berhubungan dengan fisik dan perasaannya. Katakan bahwa rahasia hanya untuk menyembunyikan kejutan atau hadiah.
Baca juga: Ini Perbedaan antara Anak Introvert dan Pemalu

Sumber:

About Kids health. Children’s Sexuality.

Today’s Parent. How to Talk to Kids about Sex.

Hey Sigmund.Guide to Sex Education.

Today’s Parent. What Kids Should Call Their Private Parts?

Ini Tips Tidak Gampang Sakit dan Berisiko Tertular COVID-19 saat New Normal

Selama tidak ada vaksin yang ditemukan mencegah penularan virus COVID-19, Anda harus melanjutkan berbagai pencegahan agar tidak mudah sakit dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Kebiasaan baru ini dikenal dengan nama normal baru.

Virus COVID-19 sangat berbahaya ketika ditularkan ke orang yang sakit atau memiliki kondisi kesehatan tertentu. Untuk alasan ini, pertimbangkan penjelasan berikut agar aman selama pandemi ini.

Bagaimana melindungi diri Anda di masa depan normal baru jadi tidak mudah sakit

WHO mengatakan bahwa untuk melindungi diri dari penyebaran COVID-19 dari waktu ke waktu normal baru Anda dapat melakukan tindakan pencegahan sederhana, seperti rutin bersihkan tangan Anda sampai bersih gunakan air dan sabun atau pembersih tangan berbasis alkohol, mjaga jarak setidaknya 1 meter dari orang lain, dan Mhindari pergi ke tempat-tempat ramai.

Pada dasarnya, selama ini sistem imun juga telah melindungi tubuh dari penyakit. Namun, agar sistem kekebalan tubuh bekerja secara optimal, ia harus didukung oleh gaya hidup dan asupan yang seimbang.

SEBUAH Studi tahun 2016 meneliti respon imun 210 orang yang berusia 8 hingga 82 tahun yang menentukan bahwa faktor genetik memiliki peran. Namun, kekuatan sistem kekebalan tubuh sangat ditentukan oleh faktor-faktor non-genetik.

Faktor non-genetik yang dimaksud adalah hal-hal yang mungkin dilakukan secara alami atau tidak sadar. Berikut ini adalah:

Perhatikan dan kontrol asupan makanan

Pelaporan dari ClevelandClinic.org, Dr. Sandra Darling mengatakan cara untuk meningkatkan daya tahan tubuh agar tidak mudah sakit, hampir sama dengan langkah-langkah untuk mencegah penyebaran virus COVID-19.

Selain itu, ia percaya bahwa makanan juga mempengaruhi sistem kekebalan tubuh. Berikut adalah beberapa rekomendasi untuk memilih makanan yang baik untuk ketahanan:

  • Bawang putih: Konten dalam bawang putih disebut Allicin telah dikenal untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh.
  • Prebiotik: Bakteri baik di saluran pencernaan melindungi tubuh terhadap infeksi. Prebiotik dibutuhkan untuk mempertahankan pertumbuhannya.
  • Vitamin C: Dikenal meningkatkan kekebalan tubuh. Buah-buahan seperti jeruk, kiwi, dan sayuran seperti brokoli adalah beberapa sumber vitamin C terbaik.

Tidak hanya diet, gaya hidup juga harus dijaga

Stres adalah faktor utama yang menyebabkan kualitas hidup menurun sehingga mempengaruhi sistem kekebalan tubuh. Untuk lindungi diri Anda dari stres dan agar Anda tidak mudah sakit, mendukung gaya hidup sehat dan teratur seperti:

  • Tidur setidaknya tujuh hingga delapan jam setiap malam
  • Meditasi dapat membantu menurunkan tekanan darah dan mengurangi kecemasan bahkan hanya dengan 5 menit sehari.
  • Olahraga dan menjadi aktif secara fisik membuat fungsi tubuh lebih baik sehingga dapat melawan berbagai infeksi.

Lakukan olahraga minimal 10 menit per hari. Selain itu, Anda disarankan untuk melakukan kombinasi latihan kardio dan latihan kekuatan (daya tahan) selama 30 menit sehari.

Bantu meningkatkan daya tahan dengan alami

Terkadang makanan saja tidak dapat memenuhi kebutuhan nutrisi harian seseorang. Di sinilah peran penting suplemen diperlukan.

Ada berbagai jenis suplemen alami yang bisa Anda dapatkan dengan mudah. Salah satu bahan alami yang cukup menarik adalah cordyceps militaris.

Ramuan herbal yang satu ini sedang dipelajari oleh pemerintah Indonesia dalam potensinya untuk mencegah infeksi dan memperburuk penyakit COVID-19, baik melalui resistensi terhadap virus dan upaya untuk menekan aktivitas berlebihan sistem kekebalan dalam perannya sebagai anti-inflamasi.

Bagi mereka yang tidak terbiasa dengan bahan alami ini, cordyceps militaris adalah jamur yang digunakan untuk membantu berbagai kondisi kesehatan. Salah satunya adalah daya tahan.

Cara melindungi diri dari berbagai virus, terutama COVID-19 perlu dilakukan agar tidak mudah terkena penyakit. Memperbaiki dan meningkatkan gaya hidup termasuk diet dan suplemen adalah hal yang perlu dipertimbangkan untuk menjadi bagian darinya normal baru.

Posting Tips ini tidak mudah sakit dan berisiko tertular COVID-19 ketika New Normal muncul pertama kali di Hello Sehat.

5 Tips Beradaptasi dan Melindungi Diri di Masa New Normal

Sudah hampir lebih dari dua bulan pandemi virus corona menyapu dunia. Gaya hidup dan kebiasaan mengalami perubahan drastis, terutama pandangan orang tentang kesehatan. Untungnya kondisi ini telah menunjukkan perkembangan positif, tetapi ada perubahan yang perlu diterapkan disebut normal baru atau tatanan kehidupan baru.

Lalu apapun perubahan akan terjadi dalam tatanan kehidupan baru ini? Bagaimana Anda masih bisa melindungi diri sendiri dan segera menyesuaikan gaya hidup baru ini? Lihatlah tips di bawah ini.

Jaga kesehatan saat beradaptasi dengan normal baru

Beberapa daerah di Indonesia sudah mulai mencoba lagi membuka berbagai fasilitas dan melakukan kegiatan sambil terus memprioritaskan prosedur kesehatan. Anda juga dapat menyertakan orang-orang yang sudah mulai kembali untuk menjalani rutinitas seperti itu bekerja secara normal.

Di sisi lain, perasaan khawatir harus tetap ada mengingat pandemi ini belum sepenuhnya berakhir. Ini berlaku terutama bagi mereka yang memiliki penyakit kritis. Virus corona akan sangat mematikan jika sebelumnya Anda memiliki kondisi kesehatan atau penyakit.

Menurut data dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), 10 penyakit yang merupakan penyebab kematian tertinggi di Indonesia pada tahun 2018 adalah:

  • Stroke
  • Penyakit jantung
  • Diabetes
  • Sirosis (gangguan hati)
  • TBC
  • Penyakit paru obstruktif kronis
  • Kecelakaan darat
  • Penyakit diare
  • Penyakit ginjal kronis
  • Infeksi saluran pernapasan bawah

Dari data ini dapat dilihat bahwa sebagian besar penyakit yang menyebabkan kematian adalah penyakit kritis. Jika Anda tidak memiliki jenis perlindungan apa pun, asuransi penyakit kritis dapat memberikan perlindungan atau bantuan dengan biaya perawatan dan perawatan untuk beberapa penyakit yang merupakan penyebab kematian tertinggi di Indonesia.

Kemudian, selain mempersiapkan diri dengan asuransi, agar tetap terlindung dari virus yang sangat meresap ini, lakukan langkah-langkah berikut:

Terus lakukan pencegahan dan perlindungan diri dari virus

Cuci tanganmu setelah menggunakan toilet

Seperti yang sudah Anda ketahui, ada langkah-langkah yang selalu ditekankan untuk membantu mencegah dan menghambat penyebaran virus COVID-19. Ini pasti akan menjadi bagian dari normal baru.

Lihat panduan ini WHO, mengikuti tindakan pencegahan Yang dimaksud:

  • Hindari menyentuh area di sekitar wajah, terutama mata, hidung, dan mulut
  • Cuci tangan Anda secara teratur menggunakan air mengalir dan sabun
  • Jika Anda tidak dapat atau tidak dapat mencuci tangan, selalu tersedia pembersih tangan yang mengandung alkohol
  • Segera konsultasikan atau cari bantuan medis ketika mengalami demam, batuk, atau kesulitan bernapas yang berkepanjangan
  • Etika bersin atau batuk koreksi dengan menutup mulut dan hidung menggunakan tisu atau bagian dalam siku. Segera buang tisu yang sudah digunakan di tempat sampah tertutup
  • Menggunakan masker baik karena mereka merasa kondisi tubuh menurun atau sebagai langkah untuk mencegah penyebaran virus

Terus melamar sosial dan jarak fisik sebanyak mungkin

jarak sosial

Beberapa dari Anda mungkin harus kembali ke kantor atau tempat kerja. Namun, dengan diberlakukannya normal baru itu berarti Anda harus menjaga jarak antara satu sama lain, terutama dengan orang yang sakit.

Jika sulit untuk menerapkan ini, langkah pencegahan yang dijelaskan pada poin pertama dapat membantu Anda melindungi diri dari virus. Tetap memprioritaskan menjaga jarak (jarak fisik / sosial) dengan orang lain setiap kali Anda memiliki pilihan untuk melakukannya.

Sambil mempertahankan kondisi fisik dan mental selama normal baru

berolahraga di rumah

Sistem kekebalan adalah salah satu faktor penting dalam memerangi virus korona. Karena itu, pastikan Anda selalu mengonsumsi makanan seimbang yang penuh nutrisi dan berolahraga setiap hari.

Pandemi COVID-19 juga dapat memengaruhi kesehatan mental Anda. Beberapa orang mungkin dapat mengalami trauma sebagai hasil dari pandemi ini atau karena ketidakpastian kapan pandemi akan berakhir.

Dampak penurunan itu kondisi mental dapat mempengaruhi kondisi fisik begitu sistem kekebalan tubuh melemah. Untuk itu, pastikan untuk tetap tenang dan menjalaninya normal baru tanpa khawatir suka dengan terus mengambil tindakan pencegahan.

Selain itu, langkah-langkah pencegahan juga dapat membantu Anda lebih siap menghadapi kondisi tersebut normal baru adalah dengan memiliki asuransi kesehatan. Asuransi secara tidak langsung mempengaruhi mental karena membuat Anda tenang karena dilindungi untuk kondisi tertentu. Tidak hanya untuk diri sendiri, asuransi juga membantu melindungi keluarga atau orang terdekat.

Seperti disebutkan sebelumnya, Anda dapat mempertimbangkan untuk mengambilnya asuransi penyakit kritis. Asuransi ini dapat membantu Anda menangani kondisi yang tidak diinginkan, misalnya ketika Anda sakit karena penyakit serius. Dengan merasa tenang dan terlindungi karena Anda memiliki asuransi, kondisi mental Anda akan terbantu, terutama dalam memikirkan masalah biaya.

Tetap bersih dan sehat saat menghabiskan waktu di rumah

kebiasaan baru normal baru

Membatasi interaksi sosial berarti Anda harus menghabiskan waktu di rumah atau tempat tinggal. Karena virus juga dapat menyebar melalui benda mati, Anda perlu membersihkan rumah secara rutin.

Bersihkan area atau benda yang sering mengalami kontak fisik gunakan desinfektan atau sabun, seperti gagang pintu, lemari atau lemari es, meja kerja dan dapur, dan barang-barang seperti remote TV.

Juga lakukan latihan sederhana di rumah seperti yoga atau lompat tali dan makan makanan bergizi, dan berhenti merokok.

Masih menahan keinginan untuk pergi ke tempat yang ramai

manusia bersosialisasi

Untuk mengikuti tatanan kehidupan baru, Anda secara tidak langsung juga terbatas untuk pergi ke tempat-tempat yang sering ditemui banyak orang. Mau tidak mau, Anda harus mulai mengurangi berkumpul di tempat-tempat seperti restoran, kedai kopi, atau bahkan hanya nongkrong di taman.

Baru normal atau tatanan kehidupan yang baru kemungkinan besar akan mengubah rutinitas dan aktivitas Anda. Tetapi ini dilakukan untuk kebaikan Anda sendiri dan tentu saja agar pandemi ini benar-benar berakhir.

Posting 5 Kiat tentang Beradaptasi dan Melindungi Diri di Masa Normal Baru muncul pertama kali di Hello Sehat.

5 Tips untuk Perempuan Menjaga Kesehatan Tulang dan Daya Tahan Tubuh di Masa New Normal

Selama waktu Batasan Sosial Skala Besar (PSBB), masyarakat disarankan untuk tidak keluar rumah untuk menghentikan penyebaran virus COVID-19. Tinggal di rumah membuat seseorang membatasi aktivitas fisiknya, sehingga dapat memengaruhi kesehatannya. Ini juga berdampak pada kesehatan dan daya tahan tulang. Memasuki era normal baruPenting untuk menjaga kesehatan dan daya tahan tulang, terutama bagi wanita di atas usia 35 tahun.

Hubungan antara aktivitas fisik, kesehatan tulang, dan wanita

menjaga kesehatan tulang untuk wanita

Beberapa orang lebih suka menghabiskan waktu di luar rumah ketika berolahraga. Selain mendapat tampilan berbeda, Anda juga bisa bergaul dengan teman-teman lain. Sayangnya, ini tidak dapat dilakukan secara bebas selama PSBB.

Kebanyakan orang menghabiskan waktu di rumah. Kondisi ini menyebabkan aktivitas fisik seseorang menurun. Padahal, aktivitas fisik merupakan upaya penting dalam menjaga kesehatan tulang, terutama bagi wanita berusia 35 tahun ke atas.

Kesehatan tulang adalah bagian vital yang memengaruhi kesehatan seseorang. Ketika seseorang terbiasa dengan gaya hidup yang menetap atau kurangnya aktivitas fisik menyebabkannya kehilangan massa tulang.

Jika tidak mengubah gaya hidupnya, ini dapat meningkatkan risiko osteoporosis. Osteoporosis adalah suatu kondisi ketika tulang kehilangan massa, membuatnya mudah patah dan retak.

Osteoporosis dapat menyerang siapa saja, terutama wanita. Mengapa wanita menjadi sorotan? Sebab, semua wanita akan memasuki tahap menopause. Selama menopause, hormon estrogen wanita menurun dan ini dapat memengaruhi hilangnya massa tulang. Proses alami ini membuatnya wanita lebih rentan terhadap osteoporosis.

Selain itu, kurangnya aktivitas fisik juga membuat sistem kekebalan tubuh menurun. Sistem kekebalan yang lemah dapat membuat Anda lebih rentan terhadap pilek, batuk, atau penyakit lainnya.

Karena itu, wanita perlu memperhatikan dan menjaga kesehatan tulang untuk mencegah osteoporosis. Salah satunya dengan melakukan aktivitas fisik.

json = & # 39; {"targeting": {"Post":[“MidBanner2”]}} ’>

Selain memperkuat otot, aktivitas fisik juga berdampak pada penguatan sistem kekebalan tubuh. Selama pandemi COVID-19, tentu saja, dibutuhkan sistem kekebalan yang kuat yang tidak mudah sakit.

Menjaga kesehatan dan ketahanan tulang bagi wanita saat normal baru

Sekarang, Anda tahu betapa pentingnya menjaga kesehatan dan ketahanan tulang untuk wanita selama era ini normal baru. Agar keduanya bisa dijaga dengan baik, ada beberapa tips yang bisa dilakukan saat di rumah.

1. Olahraga

tips berolahraga selama menstruasi

Lakukan olahraga atau aktivitas fisik setidaknya 30 menit setiap hari. Pilih olahraga yang Anda sukai agar tetap termotivasi. Misalnya yoga, bersepeda di sekitar komplek rumah, jalan pagi, dan senam.

Jurnal Kedokteran Missouri menyarankan orang dewasa untuk melakukan aktivitas fisik dengan risiko cedera minimal. Melakukan olahraga dapat memperkuat otot, meningkatkan keseimbangan tubuh, dan menjaga kesehatan tulang, terutama bagi wanita.

Tidak hanya itu, olahraga juga mendukung penguatan sistem kekebalan tubuh. Olahraga dapat meningkatkan antibodi dan mengoptimalkan kerja sel darah putih dalam melawan infeksi.

2. Berjemur di bawah sinar matahari pagi

Tubuh tidak dapat memproduksi vitamin D secara mandiri. Cara mudah untuk merangsang produksi Vitamin D tubuh adalah berjemur di bawah sinar matahari. Cukup berjemur di bawah sinar matahari tidak langsung, misalnya duduk menghadap ke jendela selama 5-15 menit, setidaknya dua hingga tiga kali setiap minggu. Biarkan sinar matahari menyinari wajah, tangan dan kaki sehingga tubuh mendapat cukup vitamin D.

Vitamin D adalah salah satu nutrisi penting yang berperan dalam memperkuat tulang, gigi, dan otot. Lebih jauh, vitamin D dapat membantu kerja sel darah putih dan sel kekebalan dalam melindungi tubuh dari infeksi penyakit.

Selain bermanfaat bagi kesehatan fisik, sinar matahari juga bermanfaat untuk kesehatan mental. Sinar matahari membantu kerja hormon melatonin yang berfungsi membuat Anda tidur nyenyak dan mendukung kebugaran fisik keesokan harinya.

Sinar matahari yang cukup juga membuat Anda lebih bahagia dan mengurangi risiko depresi. Ini karena matahari merangsang pelepasan hormon serotonin yang membuat mood tetap terjaga. Dengan begitu, sinar matahari memiliki peran yang baik dalam menjaga kesehatan fisik dan mental.

3. Pertahankan berat badan

kenaikan berat badan karena obat-obatan

Mempertahankan berat badan dapat mendukung sistem muskuloskeletal, yang merupakan sistem yang memungkinkan setiap manusia untuk bergerak dan melibatkan otot, tulang, dan persendian. Berat badan yang seimbang dapat membuat tulang lebih sehat, didukung oleh asupan makanan yang sehat dan aktivitas fisik.

Selain itu, berat badan yang seimbang dan menghindari obesitas dapat mendukung daya tahan tubuh untuk bekerja secara optimal.

Pada orang gemuk, sistem kekebalan tubuh menjadi lemah. Misalnya, produksi sitokin (protein untuk melawan infeksi) menurun. Itu menyebabkan orang gemuk lebih rentan terhadap risiko penyakit.

Namun, ini bisa dicegah ketika Anda menjaga berat badan seimbang dengan beradaptasi dengan gaya hidup sehat selama PSBB. Dengan begitu, metode ini mampu menjaga daya tahan dan kesehatan tulang bersama, terutama bagi wanita.

4. Konsumsi asupan bergizi

menjaga kesehatan tulang untuk wanita

Nutrisi dalam makanan membantu menjaga kesehatan tulang dan memperkuat sistem kekebalan tubuh wanita. Selalu sertakan berbagai buah dan sayuran dalam menu sehari-hari. Zat gizi mikro dalam sayuran dan buah-buahan dapat meningkatkan respons sel imun dalam merespons infeksi penyakit.

Selain buah dan sayuran, Anda bisa mendapatkannya kalsium dan vitamin D dari berbagai asupan, seperti salmon, tuna, mackerel, dan susu kedelai. Vitamin D dan kalsium bekerja bersama untuk menyediakan kekuatan tulang dan membantu penyerapan kalsium.

5. Minum suplemen kalsium

menjaga kesehatan tulang untuk wanita, vitamin D

Tidak semua orang memiliki kesempatan untuk berjemur di bawah sinar matahari pagi setiap hari untuk merangsang tubuh untuk menghasilkan vitamin D. Padahal, vitamin D yang didapat dari sinar matahari pagi bermanfaat untuk kesehatan fisik dan mental. Kekurangan vitamin D dapat berdampak pada penurunan kekebalan tubuh, serta meningkatkan risiko patah tulang dan patah tulang.

Jika tidak setiap kali Anda berjemur di bawah sinar matahari, Anda bisa memiliki risiko kekurangan vitamin. Namun tidak perlu khawatir, Anda tetap bisa memenuhi kebutuhan vitamin D bersama suplemen kalsium organik yang juga mengandung ester C dan vitamin D3. Esther C. adalah salah satu bentuk vitamin C yang diformulasikan dengan kalsium askorbat sehingga dapat mengurangi efek samping dari sakit perut.

Kalsium organik dalam suplemen menjadi komponen utama ini dapat menguatkan tulang dan gigi. Kemudian, ester C dapat meningkatkan daya tahan dan mencegah infeksi seperti infeksi pernapasan. Sementara itu, vitamin D3 bermanfaat dalam meningkatkan penyerapan kalsium.

Cari suplemen kalsium yang ramah untuk lambung dan mudah dicerna, membuatnya lebih mudah bagi tubuh untuk menuai manfaat kesehatannya dari waktu ke waktu. normal baru di tengah pandemi COVID-19.

Jangan biarkan kondisi pandemi mengganggu kesehatan Anda. Terapkan lima tips di atas untuk menjaga kesehatan dan ketahanan tulang bagi wanita produktif yang hebat.

Posting 5 Kiat untuk Wanita Menjaga Kesehatan dan Daya Tahan Tulang di Periode Normal Baru muncul pertama kali di Hello Sehat.

New Normal, Protokol dan Tips Menjaga Kesehatan

Normal Baru, Protokol dan Kiat untuk Menjaga Kesehatan

New Normal, Indonesia akan mempersiapkan fase kehidupan normal baru dalam menghadapi Virus Corona (covid-19), WHO menekankan pencegahan skenario penularan, tindakan inti kesehatan masyarakat harus terus diterapkan, Penting bagi masyarakat dan semua kelompok untuk tetap memperhatikan dan mengikuti aturan protokol kesehatan Covid-19.

Dalam persiapan untuk korona normal baru, Kementerian Kesehatan dan Satuan Tugas untuk Percepatan Penanganan Covid-19 juga telah menyusun protokol kesehatan. Selain mematuhi aturan untuk selalu mencuci tangan, baik menggunakan sabun dan pembersih tangan, juga menekankan pentingnya menjaga jarak sosial dan fisik, jarak fisik.

Karena itu, masyarakat harus mulai terbiasa hidup berdampingan dengan virus korona yang menyebabkan Covid-19, tentunya dengan protokol kesehatan yang harus diikuti agar tidak terinfeksi.

Mulai dari meningkatkan interaksi melalui online, pembayaran secara digital, menjaga jarak dan menghindari keramaian, dan sebagainya. Berikut ini adalah sejumlah tips untuk menjalani kehidupan yang aman di tengah Pandemi 19

Tips untuk menjaga kesehatan saat baru normal

  1. Tetap memakai topeng saat bepergian ke luar rumah

Tetap memakai topeng saat bepergian ke luar rumah. Ini sesuai dengan saran dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit, sebuah badan kesehatan AS, yang mengatakan bahwa kita perlu memakai topeng kain di ruang publik. Terutama, jika kita pergi ke tempat yang cukup ramai dengan orang. Misalnya, ketika Anda pergi ke toko obat, supermarket, dan tempat-tempat lain. Dengan memakai topeng, kita diharapkan memperlambat dan mencegah penyebaran virus dari satu orang ke orang lain.

Selain itu, penggunaan topeng ini juga perlu disertai dengan upaya menjaga jarak sosial yang baik. Saat pergi ke tempat-tempat umum, pastikan Anda terus berusaha menjaga jarak dari orang lain dan tidak melakukan kontak dekat, kecuali benar-benar diperlukan.

  1. Bawalah pembersih tangan ke mana pun Anda pergi

Menghadapi normal baru nanti, kita akan lebih sering berada di luar rumah. Otomatis, ini berarti kita tidak bisa selalu mencuci tangan dengan sabun, setelah menyentuh atau menangani permukaan benda tertentu.

Karena itu, pastikan untuk membawa pembersih tangan dengan kandungan alkohol 70 persen ke mana pun Anda pergi. Pastikan untuk membersihkan tangan Anda menggunakan pembersih tangan ini, masing-masing akan bergerak atau setelah sesuatu dilakukan.

  1. Bersihkan permukaan benda yang Anda sentuh dengan desinfektan

sering untuk mendisinfeksi permukaan item yang Anda sentuh. Misalnya dengan membersihkan ponsel, dompet atau tas belanja yang sering Anda gunakan. Selain itu, Anda juga perlu membersihkan permukaan benda lain, seperti meja atau kursi yang biasanya ditempati. Dengan demikian, Anda diharapkan untuk lebih mengurangi risiko terpajan virus COVID-19.

Sejauh ini, ada beberapa jenis desinfektan yang bisa kita gunakan. Pertama, 70 persen alkohol dapat disemprotkan ke permukaan barang yang sering digunakan. Kedua, kita juga bisa menggunakan desinfektan lain, seperti yang dibuat menggunakan campuran larutan bayclin dan air.

  1. Hindari berkumpul di tempat yang ramai

Selain itu, yang tak kalah penting adalah menghindari berkerumun di tempat ramai. Ketika normal baru berlaku, kita mungkin dapat mengunjungi kembali mal atau berkumpul di tempat umum lainnya. Namun, itu baik jika kita masih tidak melakukan ini, kecuali jika benar-benar diperlukan. Karena, kita tidak pernah benar-benar mengetahui kondisi kesehatan orang yang kita temui. Alih-alih mengambil risiko, lebih baik tinggal di rumah dan menjaga diri kita sendiri, kecuali kalau harus.

  1. Bawa perlengkapan Anda sendiri

Misalkan Anda adalah seorang karyawan kantor yang akan mulai menghabiskan waktu di tempat kerja pada periode normal baru. Disarankan agar Anda mempertimbangkan membawa peralatan sendiri. Ini termasuk membawa peralatan makan, tempat minum, mukena dan sajadah. Meskipun kita tidak perlu paranoid, ada baiknya kita menerapkan hal-hal seperti ini, untuk mengurangi risiko terpapar virus.

  1. Cobalah untuk berbelanja dengan metode cashless

Seperti dilansir CNET, dalam pandemi seperti ini, ada baiknya jika kita beralih ke metode cashless saat berbelanja. Sebisa mungkin, hindari menggunakan uang tunai, karena uang mungkin sudah dipegang oleh banyak orang. Bahkan jika Anda harus berbelanja dengan uang tunai, ingatlah untuk membersihkan tangan Anda dengan sabun atau pembersih tangan setelah menyentuh uang itu.

Menjaga berat badan

  1. Jalani gaya hidup sehat dan manfaatkan teknologi digital

Akhirnya, yang tak kalah pentingnya adalah menjaga kondisi tubuh dengan menjalani gaya hidup sehat. Ini termasuk mempertahankan pola tidur, mengonsumsi makanan bergizi, berolahraga, dan menghindari stres. Hindari pula aktivitas yang membuat tubuh terlalu lelah, karena kita lebih rentan terserang penyakit dalam kondisi ini. Jika perlu, kita juga bisa menjaga kesehatan dengan mengonsumsi suplemen atau vitamin tertentu.

Memanfaatkan teknologi kesehatan yang dikembangkan saat ini adalah hal terbaik untuk memantau kemajuan kesehatan, apakah gula darah atau tekanan darah dapat dilakukan dari rumah dan di mana saja.

Aplikasi + hubsehat dapat membantu memantau perkembangan dan grafik gula darah, tekanan darah atau Riwayat Medis yang telah disimpan semua hasil tes, laboratorium, dan catatan medis yang telah disimpan dalam aplikasi + hubsehat yang dapat membantu untuk mengambil tindakan dan berkonsultasi dengan dokter pribadinya, atau jika perlu untuk dapat menggunakan fitur opini kedua ketika kondisi saat ini tidak memungkinkan untuk bepergian.

Aplikasi + hubsehat sebagai catatan medis elektronik (EMR) memudahkan orang untuk memantau dan mengontrol kadar gula darah kapan saja dan di mana saja, hadir pada beberapa platform populer seperti Android, IOS dan basis WEB untuk menjadi solusi dalam mengelola kesehatan.

Sumber:

  • kumparan.com

Posting Normal Baru, Protokol dan Kiat untuk Menjaga Kesehatan muncul pertama kali di HubSehat.

5 Tips Membersihkan Rumah Agar Bebas dari Debu dan Kuman

Tentu saja Anda akan merasa nyaman jika berada di rumah yang bersih, terutama jika rumah itu adalah rumah Anda sendiri. Sayangnya, membersihkan rumah terkadang melelahkan, sehingga tidak jarang orang malas melakukannya. Padahal, rumah yang bersih adalah salah satu kunci hidup sehat. Apalagi jika rumah Anda bersih dan sehat. Lalu, bagaimana cara membersihkannya? Simak tips untuk membersihkan rumah agar bersih dan sehat sebagai berikut.

5 tips untuk membersihkan rumah sehat

Membersihkan rumah agar bersih dan sehat bagi penghuninya tentu berbeda untuk setiap bagian rumah. Anda dapat mengikuti tips berikut untuk setiap bagian rumah seperti:

1. Bersihkan kamar mandi

kursi toilet umum

Toilet adalah bagian utama sekaligus sumber kuman dan bakteri yang ada di kamar mandi. Bahkan, saat Anda gunakan menyiram, bakteri dan kuman akan terbang di udara. Untuk mengatasinya, bersihkan gagang pintu, keran, dan semua permukaan di kamar mandi menggunakan cairan desinfektan.

Selain itu, untuk menjaga Anda tetap bersih saat pergi ke kamar mandi, sediakan tikar untuk membantu mengeringkan kaki basah Anda setelah meninggalkan kamar mandi. Buka pintu dan jendela saat kamar mandi tidak digunakan sehingga ada perubahan udara di kamar mandi.

Jika ada wastafel dan pancuran di kamar mandi Anda, bersihkan gelas dan keran secara teratur menggunakan cuka dan bersihkan dengan kain bersih sampai jamur, bakteri, dan kuman menghilang.

Jangan lupa mengganti semua kain di kamar mandi; handuk yang Anda gunakan, tirai yang Anda gunakan di kamar mandi jika Anda memilikinya, dan keset yang Anda gunakan di kamar mandi. Cuci setidaknya dua kali seminggu.

2. Bersihkan dapur

Ingin dapur bersih? pertama pertimbangkan ini

Salah satu tips membersihkan rumah agar selalu bersih dan sehat adalah dengan membersihkan area dapur dengan baik. Beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk menjaga dapur bersih adalah:

  • Bersihkan semua permukaan yang terletak di dapur menggunakan disinfektan.
  • Buang sisa makanan yang terkandung di dalam kulkas agar tidak menimbulkan bau yang tidak sedap.
  • Bersihkan sampah sampai benar-benar bersih setiap kali Anda membuang isinya. Bahkan jika Anda telah melapisinya dengan kantong plastik, tidak jarang kantong plastik bocor dan meninggalkan kotoran yang tersisa di tempat sampah.
  • Ubahlah spons dengan yang baru secara rutin karena spons sering berjamur karena terlalu sering terkena sisa air dan makanan saat digunakan.
  • Pisahkan peralatan memasak untuk sayuran dan daging, terutama talenan yang Anda gunakan untuk memotong sayuran dan daging mentah. Jika tidak dipisahkan, sayuran yang Anda potong menggunakan papan yang sama dapat terkontaminasi dengan bakteri yang ditemukan dalam daging mentah dan melekat pada talenan.

Selain itu, untuk memelihara binatang seperti kecoak dan tikus berkeliaran di area dapur, Anda dapat melakukan langkah-langkah berikut:

  • Jangan menyimpan makanan di dapur dan selalu membersihkan area dapur dari makanan. Saat terlambat, simpan makanan yang tersisa dan akan dimakan hari berikutnya, di lemari es.
  • Buang sampah dapur setiap hari di luar rumah Anda. Jika ini tidak memungkinkan, tutupi sisa-sisa dapur agar hewan seperti kecoak dan tikus tidak dapat terkoyak, sehingga mereka akan kelaparan.
  • Selalu bersihkan area yang basah dan bocor. Jika keran dapur Anda bocor, perbaiki. Selalu pastikan area dapur Anda tidak basah karena area yang kotor dan basah mengundang mereka untuk datang.
  • Jika Anda telah melakukan segalanya kecuali kecoak dan tikus terus berdatangan, siapkan jebakan.

3. Bersihkan kamar tidur

bahaya membuat tempat tidur

Tips selanjutnya untuk membersihkan rumah agar bersih dan sehat adalah dengan rajin mengganti sprei. Bahkan jika Anda selalu mencuci kaki dan tangan sebelum tidur, itu tidak cukup untuk menjamin kebersihan tempat tidur. Karena, debu dan kutu busuk dapat hidup di tempat tidur Anda jika Anda membiarkan kuman dan bakteri menempel dan berkembang biak di sana.

Tidak hanya itu, untuk menjaga kasur Anda bebas dari kutu, Anda harus melapisi kasur, bantal, dan guling menggunakan kasur plastik khusus untuk mencegah kutu menempel. Kemudian, bersihkan kasur yang tidak ditutupi plastik menggunakan penghisap debu rutin agar lebih bersih.

Selain itu, agar kamar tidur benar-benar membuat Anda bisa tidur nyenyak, cobalah untuk tidak meletakkan televisi atau dawai Anda di kamar. Juga atur hal-hal yang memicu stres Anda, misalnya hal-hal yang berkaitan dengan pekerjaan Anda. Cobalah untuk memisahkan kamar tidur dari ruang kerja sehingga Anda dapat tidur lebih tenang dan nyenyak.

4. Bersihkan lantai dengan seksama

Anda dapat menyapu dan mengepel lantai setiap hari, tetapi bagaimana dengan area yang tertutup furnitur dan benda-benda lain yang sulit untuk dipindahkan?

Ini adalah area yang harus Anda perhatikan kebersihannya, karena Anda tentu jarang membersihkan area yang tertutup karena kesulitan memindahkan benda atau furnitur yang menghalangi itu.

Bersihkan area yang penuh dengan tumpukan barang, karena, umumnya area ini memiliki banyak kuman dan bakteri, serta debu yang menempel.

Membersihkan area ini dapat membuat rumah Anda lebih bersih dan sehat. Jangan lupa juga periksa celah antara furnitur atau barang yang biasanya juga sering dilupakan dan diabaikan.

Jika sulit dibersihkan hanya menggunakan sapu dan kain pel, jangan ragu untuk membersihkan area ini bersama penyedot debu untuk hasil yang lebih memuaskan.

5. Bersihkan lemari

manfaat membersihkan rumah bagi kesehatan kondo a la marie

Anda secara alami menggunakan banyak lemari untuk menyimpan berbagai barang; pakaian, sepatu, atau barang-barang lainnya seperti lemari dapur, lemari untuk tas, dan banyak lagi. Tetapi seberapa sering Anda membersihkannya? Tips membersihkan rumah agar lemari di dalam bersih dan sehat bagi Anda adalah dengan melakukan langkah-langkah berikut:

  • Keluarkan isi kabinet Anda sehingga semua bagian kabinet dapat dibersihkan dengan bebas.
  • Gunakan kain dan cairan pembersih untuk membersihkan seluruh area lemari hingga benar-benar bersih.
  • Semprotkan permukaan kabinet menggunakan desinfektan.
  • Buang benda-benda yang tidak digunakan yang ada di lemari. Jika disimpan, benda-benda ini dapat menyebabkan jamur, bakteri, debu, dan kuman.

Posting 5 Tips Membersihkan Rumah Agar Bebas dari Debu dan Kuman muncul pertama kali di Hello Sehat.

5 Tips dan Trik Meningkatkan Asupan Serat si Kecil

Orang tua membutuhkan cara untuk meningkatkan asupan serat pada anak yang agak sulit makan sayur dan buah. Mungkin tidak semuanya anak-anak dapat dengan mudah makan makanan berserat. Padahal, serat penting untuk menunjang kesehatan pencernaan mereka.

Agar kesehatan anak-anak tetap terjaga, mari tahu cara meningkatkan asupan serat pada anak-anak.

Cara meningkatkan asupan serat pada anak-anak

Merawat anak-anak berusia 1-3 tahun merupakan tantangan bagi orang tua. Terutama dalam membujuk anak Anda untuk makan sayur dan buah, yang mengandung serat tinggi.

Berdasarkan Tingkat Kecukupan Nutrisi 2019, mengikuti asupan serat yang perlu dipenuhi anak-anak setiap hari.

  • 1-3 tahun: 19 gram serat
  • 4-6 tahun: 20 gram serat
  • 7-9 tahun: 23 gram serat

Pemenuhan serat anak-anak dapat meningkatkan kesehatan anak-anak dalam jangka panjang. Mengutip halaman Kesehatan Anak, serat tinggi dapat memberikan manfaat sebagai berikut.

  • Cegah atau kurangi sembelit pada anak-anak
  • Anak-anak kenyang lebih lama, sehingga berat badan mereka terkontrol
  • Menurunkan kolesterol
  • Membantu mencegah masalah jantung dan diabetes
  • Kurangi risiko kanker di kemudian hari

Ketika kesehatan anak terjaga, maka ia akan lebih aktif dan dapat mengeksplorasi banyak hal. Sehingga, ibu perlu memenuhi kecukupan serat bayi meskipun dia tidak suka makan sayur atau buah.

Pelajari tips dan trik berikut untuk meningkatkan asupan serat pada anak-anak, misalkan:

1. Ayo makan serat dengan anak-anak

serat untuk anak-anak

Pada dasarnya, anak-anak suka mengikuti apa yang dilakukan orang dewasa. Ketika orang tua memberi contoh yang menyenangkan saat makan serat, maka anak akan melihat dan juga akan menirunya. Biarkan anak melihat bagaimana Anda menikmati makanan berserat seperti buah dan sayuran.

Jika sudah waktunya makan, ajak anak untuk duduk di meja makan. Juga sajikan aneka sayuran berwarna-warni. Anda dapat menggabungkan pasta dengan banyak sayuran di dalamnya atau mangkuk salad.

Bawa dia makan sayur dan nikmati bersamamu. Metode ini dapat dilakukan untuk meningkatkan asupan serat pada anak-anak.

2. Terus berikan sayuran kepada anak-anak

makanan tinggi serat

Wajar, kok, jika Anda menerima reaksi anak-anak yang tidak suka sayur. Namun, bukan berarti orangtua harus memaksanya makan serat. Terus perkenalkan sayuran dan buah-buahan kepada anak-anak.

Setiap anak membutuhkan waktu yang berbeda hingga akhirnya mereka memutuskan untuk menyukai serat. Satu hal yang bisa dilakukan untuk mengenalkan sayuran adalah meminta anak-anak mencicipi bayam yang dimasak.

Anak mungkin perlu 10 menit atau lebih untuk memutuskan apakah dia akan suka bayam atau tidak. Anda bisa menerapkannya dengan memberinya beragam sayuran.

Selain sayur, Anda juga bisa memberi camilan buah jadi dia tidak bosan makan serat.

Percayalah, sampai pada waktunya ia akan bisa makan serat dengan lebih mudah. Terus perkenalkan dan berikan serat pada anak-anak sebagai cara untuk meningkatkan asupan serat pada anak-anak.

3. Puji anak saat dia makan serat

makanan berserat membuat bayi sembelit

Anak-anak juga membutuhkan penghargaan ketika mereka berhasil makan menu serat tinggi. Pastinya, anak-anak akan lebih antusias mengonsumsi makanan berserat. Pujian sederhana ini dapat dilakukan untuk trik meningkatkan asupan serat anak Anda.

Sebagai contoh, Anda dapat memberikan pujian seperti ini, "Wow, anak Anda sangat pandai makan brokoli dan bayam! Saya suka melihat Anda bersemangat makan seperti ini. Keren!"

Pendekatan komunikasi ini menanamkan anak-anak agar terbiasa makan serat.

4. Masak bersama anak-anak

tingkatkan asupan serat pada anak-anak

Jika beberapa kali anak ingin membantu ibu di dapur, jangan ragu untuk melibatkannya. Terutama ketika saya sedang memasak menu serat tinggi. Kapan dia terlibat dalam proses memasak, anak-anak biasanya ingin mencicipi hasil yang dia masak.

Pertama, diskusikan dengan anak-anak tentang menu makanan berserat untuk dimakan hari ini. Kemudian, undang dia untuk berbelanja dan memilih sayuran yang dia suka.

Sebelum memasak, ibu dapat meminta anak untuk mencuci sayuran atau mencampur bahan sayuran yang telah dimasak anak ke dalam wajan.

Ketika seorang anak terlibat dalam proses memasak, ia akan lebih menghargai masakannya. Anda dapat secara rutin melakukan aktivitas ini sebagai cara untuk meningkatkan asupan serat pada anak-anak.

5. Menyediakan susu kaya serat

Susu organik dan minuman susu sapi normal untuk anak-anak

Sebagai cara tambahan untuk meningkatkan asupan serat, Anda dapat memberikan susu kaya serat untuk anak Anda. Pilih susu kaya akan serat untuk membantu meluncurkan sistem pencernaan.

Jangan lupa membaca aturan penggunaan pada produk susu yang akan diberikan ibu kepada anak Anda, sehingga ia bisa mendapatkan manfaat ASI secara optimal.

Ibu dapat melakukan lima tips di atas untuk meningkatkan asupan serat bayi Anda. Pastikan serat anak terpenuhi dengan memasukkan makanan tinggi serat dalam setiap diet, termasuk makanan ringan.

Dengan begitu, kesehatan sistem pencernaan anak terjaga dengan baik dan dia masih bersemangat menjalani aktivitas.

Pos 5 Kiat dan Trik untuk Meningkatkan Intake Serat Bayi Anda muncul pertama kali di Hello Sehat.

Scroll to top